8 Jenis Cabe Paling Banyak Dikonsumsi, Mana yang Paling Pedas?

 

jenis cabe paling pedas

Di Indonesia identik dengan cita rasa masakannya yang kuat, hal tersebut membuat beberapa orang diantaranya sangat menyukai jenis makanan pedas. Sensasi pedas itulah yang membuat orang beranggapan dapat menambah kenikmatan pada setiap makanan. Tak heran jika orang merasa kurang apabila makan tanpa menggunakan sambal. Tak hanya sambal, cabe juga dapat diolah menjadi berbagai jenis bumbu masakan yang siap menggoyangkan lidah kalian.

Meski semua cabe segar itu mempunyai rasa yang pedas, namun tidak semuanya memberikan level pedas yang sama lho. Oleh sebab itu, kalian juga perlu memilih jenis cabe untuk memasak masakan tertentu supaya pas di lidah kalian. Nah, untuk menambah pengetahuan tentang cabe, ada baiknya kalian mengetahui jenis cabe berikut ini.

1. Cabe Merah Keriting

Jenis cabe merah keriting tentu saja sudah tidak asing lagi. Sesuai namanya, jenis cabe yang satu ini mempunyai bentuk keriting dengan warna merah menyala. Selain itu, daging cabe jenis ini cenderung padat dan bijinya menempel erat pada dagingnya. Meski warnanya merah dan terlihat pedas, namun rupanya cabe merah keriting mempunyai rasa yang tidak terlalu pedas lho. Biasanya, cabe merah keriting diolah dengan cara dipotong dan dicampurkan ke dalam aneka tumisan.

2. Cabe Merah Besar

Cabe merah besar menjadi salah satu jenis cabe yang populer sebagai bumbu masakan. Ciri khas dari cabe merah besar ini memiliki bentuk yang besar, gemuk, panjang, dan ujungnya lancip. Biasanya cabe ini akan digunakan sebagai bumbu sambal goreng, rica-rica, rendang, dan bumbu pedas lainnya.

Tampilan cabe merah pun tampah begitu pedas lantaran warna merah menyala yang dimilikinya itu. Cabe jenis ini memiliki panjang 10 sampai 15 cm dengan diameter 2-3 cm. Berkulit tebal dan tidak terlalu pedas. Tak hanya digunakan sebagai sambal atau bahan masakan pedas, jenis cabe merah besar ini juga sering digunakan sebagai garnish.

3. Cabe Hijau Keriting

Selanjutnya, jenis cabe yang paling banyak dikonsumsi yaitu cabe hijau keriting. Tahukah kalian jika cabe hijau keriting ini ternyata cabe keriting merah yang belum matang lho. Selain perbedaan warnanya, cabe hijau ini tak sepedas cabe keriting merah. Cabe hijau keriting ini sering digunakan sebagai campuran bumbu tumisan.

4. Cabe Hijau Besar

Sama halnya dengan cabe hijau keriting, cabe hijau besar merupakan cabe merah besar yang masih muda. Warnanya hijau tua dengan tekstur yang renyah. Cirinya sama seperti cabe merah besar, hanya saja warnanya masih hijau tua. Cabe hijau besar paling cocok diolah dan dijadikan bahan untuk menumis. Cara mengolah cabe hijau besar yaitu dengan direbus atau digoreng terlebih dahulu sebelum diolah.

5. Cabe Rawit Merah

Cabe rawit merah merupakan jenis cabe yang cocok bagi kalian penggemar pedas nih. Meski berbentuk kecil, namun rasa pedas dari cabe rawit merah tidak perlu diragukan lagi. Diketahui cabe jenis ini memang memiliki rasa yang paling pedas dibandingkan cabe lainnya. Tak heran jika jenis cabe yang satu ini menjadi bumbu utama untuk setiap masakan pedas.

6. Cabe Rawit Hijau

Jenis cabe selanjutnya yaitu cabe rawit hijau. Meskipun berwarna hijau, cabe rawit hijau bukanlah cabe rawit yang belum matang. Namun, merupakan jenis cabe tersendiri. Jenis cabe ini berbentuk kecil dan berwarna hijau agak tua. Dibandingkan dengan cabe rawit merah, rasanya tidak terlalu pedas. Cabe rawit hijau akan berubah menjadi coklat ketika dimasak. Cabe rawit jenis ini kerap digunakan sebagai pelengkap gorengan maupun sebagai bahan pelengkap acara.

7. Cabe Jalapeno

Jalapeno merupakan cabe super pedas yang berasal dari Meksiko. Cabe ini punya bentuk mungil namun gendut dan berwarna hijau tajam. Meski pedas, ternyata jalapeno menyimpan berbagai khasiat bagi kesehatan seperti meredakan sinusitis, menurunkan berat badan, mengurangi nyeri, mencegah kanker, menyehatkan jantung, menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan sistem imun. Meski pedas, jenis cabe ini juga selalu diburu oleh para pecintanya.

8. Cabe Gendot

Selanjutnya, jenis cabe yang tak kalah pedas yaitu cabe gendot. Cabe ini berasal dari semenanjung Yucatan. Bahkan, rasa pedas dari cabe ini melebihi cabe rawit lho. Ciri dari cabe gendot yaitu berwarna hijau serta memiliki ukuran kecil dan sedikit gemuk. Cabe gendot paling pas dimasak utuh bersama sayur atau diiris tipis dan dicampur ke dalam tumis. Jenis cabe ini juga memiliki tekstur yang renyah.

Itulah sederet jenis cabe yang paling banyak dikonsumsi. Kira-kira mana nih cabe pedas favorit kalian? Untuk mendapatkan cabe dengan kualitas terbaik tersebut, Kamu bisa berbelanja di TaniHub.

Tanihub merupakan platform e-commerce yang menawarkan produk dari para petani lokal yang ingin menjual hasil panen mereka langsung ke pembeli. Selain membantu para petani lokal, Kamu juga bisa mendapatkan penawaran harga yang lebih terjangkau langsung dari petaninya.

Bukan hanya cabe, Kamu juga dapat membeli aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, kebutuhan masak hingga sembako. Lengkap bukan? Yuk belanja di TaniHub 😊

Komentar